Tidak Ada Kabar Soal Visa, CBC Kanada Tutup Biro China

by -24 Views

Lembaga penyiaran publik Kanada CBC mengatakan akan menutup bironya di China setelah pemerintah China mengabaikan permintaan untuk menempatkan seorang reporter di Beijing. CBC mengatakan aplikasinya telah diabaikan selama berbulan-bulan.

Koresponden terakhir lembaga penyiaran itu meninggalkan Beijing ketika China ditutup di tengah pandemi COVID-19 pada tahun 2020.

Namun, biro tersebut yang terletak di salah satu kompleks diplomatik berkeamanan tinggi di Beijing, selama ini tetap buka untuk mengantisipasi penambahan staf.

Pada hari Kamis, sebuah plakat yang mengidentifikasi kantor biro itu masih terpasang di dinding luar tetapi tidak ada yang menanggapi ketukan dan dering bel pintu. Panggilan telepon ke nomor biro itu yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri China juga tidak dijawab.

China mengambil kebijakan yang semakin keras dalam hubungan luar negeri. Hubungan negara itu dengan Kanada merosot setelah China, AS, dan Kanada menyelesaikan pertukaran tahanan tahun lalu yang melibatkan seorang eksekutif puncak dari raksasa teknologi China, Huawei, yang telah didakwa melakukan penipuan oleh AS.

Kaligrafi China terlihat di dekat pintu masuk Lembaga penyiaran publik Kanada CBC di Beijing, Kamis, 3 November 2022. (AP/Andy Wong)

China memenjarakan dua warga Kanada tak lama setelah Kanada menangkap Meng Wanzhou, kepala keuangan Huawei Technologies sekaligus putri pendiri perusahaan itu, atas permintaan ekstradisi AS. Mereka dikirim kembali ke Kanada pada bulan September, hari yang sama Meng kembali ke China setelah mencapai kesepakatan dengan pihak berwenang AS dalam kasusnya.

Banyak negara menyebut tindakan China itu sebagai “politik penyanderaan”, sementara China menggambarkan tuduhan terhadap Huawei dan Meng sebagai upaya bermotivasi politik untuk menahan perkembangan ekonomi dan teknologi China.

Kanada juga telah melarang operator nirkabel memasang peralatan Huawei di jaringan 5G berkecepatan tinggi, bergabung dengan negara-negara sekutunya dalam menghindari perusahaan yang memiliki hubungan dekat dengan Partai Komunis yang berkuasa dan sayap militernya, Tentara Pembebasan Rakyat.

Seorang petugas keamanan berjaga saat orang-orang berjalan melewati Kedutaan Besar Kanada di Beijing, Kamis, 3 November 2022. (AP/Mark Schiefelbein)

Seorang petugas keamanan berjaga saat orang-orang berjalan melewati Kedutaan Besar Kanada di Beijing, Kamis, 3 November 2022. (AP/Mark Schiefelbein)

China semakin membatasi kehadiran media asing di negara itu sementara meningkatkan propagandanya sendiri di luar negeri. Sikap tersebut sesuai dengan hubungannya yang semakin konfrontatif dengan AS dan negara-negara Barat terkait perdagangan, HAM, dan klaim teritorial.

China menyalahkan AS karena memicu ketegangan setelah Washington mengurangi jumlah visa yang dikeluarkan untuk jurnalis media pemerintah China dan mengharuskan mereka yang tersisa untuk mendaftar sebagai agen asing, di antara beberapa perubahan lainnya.

China menanggapi dengan mengusir sejumlah jurnalis yang bekerja untuk media AS dan sangat membatasi kondisi bagi mereka yang terus bekerja di negara itu. [ab/uh]

Sumber: www.voaindonesia.com

No More Posts Available.

No more pages to load.