Tersangka Pembunuhan Australia Ditangkap di India 4 Tahun Kemudian

by -1412 Views

Tersangka utama dalam pembunuhan seorang perempuan di pantai Australia empat tahun lalu, ditangkap di pinggiran New Delhi. Ia ditangkap tiga minggu setelah menjadi target hadiah 1 juta dolar Australia (sekitar $677.000), kata pihak berwenang, Jumat (25/11).

Rajwinder Singh, warga negara India berusia 38 tahun, terbang dari Sydney ke tanah airnya sehari setelah jasad Toyah Cordingley, warga negara Australia berusia 24 tahun, ditemukan di pantai negara bagian Queensland pada 22 Oktober 2018.

Jaksa Agung Mark Dreyfus mengatakan Singh telah ditangkap pada hari Jumat menyusul permintaan ekstradisi Australia ke India. “Masalah ini merupakan prioritas tinggi bagi pemerintah Australia dan badan-badan Australia terus bekerja sama dengan pihak berwenang India untuk mengupayakan ekstradisi Singh ke Australia, untuk memungkinkannya diadili,” kata Dreyfus.

Dreyfus mengatakan tidak pantas baginya untuk berkomentar lebih jauh karena masalah itu sedang ditangani pengadilan India.

Australia telah mengajukan ekstradisi Singh untuk pembunuhan pada Maret tahun lalu, tetapi tersangka tidak dapat ditemukan.

Petugas Sel Khusus Polisi Delhi mengawal Rajwinder Singh (nomor dua dari kanan) ke pengadilan Patiala, di New Delhi, 25 November 2022. setelah ditangkap sehubungan dengan pembunuhan warga negara Australia Toyah Cordingley tahun 2018 di negara bagian Queensland Australia. (AFP)

Pemerintah Queensland pada 3 November menawarkan hadiah terbesar dalam sejarah negara bagian itu untuk informasi tentang Singh. Hadiahnya unik karena tidak mencari petunjuk yang memecahkan kejahatan dan mengarah pada penuntutan yang berhasil. Sebaliknya, uang itu ditawarkan untuk informasi yang hanya mengarah ke lokasi dan penangkapan tersangka.

Polisi India menangkap Singh pada hari yang sama ketika mereka menerima informasi tentang keberadaannya, kata Polisi Federal Australia dalam sebuah pernyataan.

Polisi New Delhi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penangkapan itu dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang diperoleh dari organisasi kepolisian internasional yang berbasis di Prancis, Interpol, serta polisi Australia.

Singh bekerja sebagai perawat di kota Innisfail ketika Cordingley dibunuh di Pantai Wangetti pada 21 Oktober 2018. Perempuan itu pergi ke pantai untuk berjalan-jalan dengan anjingnya.

Kedutaan Besar India di Australia tidak segera mengomentari kasus tersebut. Australia dan India telah memiliki perjanjian ekstradisi bilateral sejak 2010, tetapi prosesnya biasanya berjalan lambat.

Selama 13 tahun, Australia pernah mengupayakan ekstradisi Puneet Puneet, 33, warga negara India, yang melarikan diri dari Australia setelah ia dihukum karena mengemudi dalam keadaan mabuk dan ngebut ketika menabrak dan membunuh seorang pejalan kaki dan melukai seorang lainnya di pusat kota Melbourne pada tahun 2008. [ab/uh]

Sumber: www.voaindonesia.com

No More Posts Available.

No more pages to load.