Pemain Kriket Sri Lanka Ditolak Bebas dengan Jaminan di Australia

by -777 Views

Seorang pemain kriket Sri Lanka yang didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di Australia tetap di penjara, Senin (7/11), setelah pengadilan menolak tawarannya untuk jaminan.

Danushka Gunathilaka ditangkap Minggu pagi di hotelnya di Sydney dan didakwa dengan empat tuduhan hubungan seksual tanpa persetujuan. Pemain berusia 31 tahun itu melakukan perjalanan ke Australia sebagai bagian dari tim Piala Dunia T20 Sri Lanka.

Sri Lanka Cricket, organisasi kriket nasional Sri Lanka, mengatakan telah langsung menangguhkan Gunathilaka dari semua kegiatan kriket.

Di bawah aturan pengadilan Australia, tidak semua rincian kasus dapat dilaporkan.
Di Pengadilan Lokal Pusat di Downing, Hakim Robert Williams mendapati Gunathilaka tidak memiliki sejarah kriminal. Namun permohonan pembebasan pemain kriket itu kemudian ditolak oleh pengadilan.

Di luar pengadilan, pengacara pembela Ananda Amaranath mengatakan keputusan itu mengecewakan dan kliennya sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding ke Mahkamah Agung negara bagian New South Wales.

Permohonan jaminan Gunathilaka dilakukan di pengadilan tertutup, setelah jaksa mengajukan permohonan untuk mencegah dipublikasikannya fakta-fakta kasus dan dakwaan terhadap pria berusia 31 tahun itu.

Sri Lanka Cricket mengatakan akan melakukan penyelidikan dan menghukum Gunathilaka jika ia dinyatakan bersalah oleh pengadilan Australia.

Organisasi itu mengatakan ingin menekankan bahwa mereka mengadopsi kebijakan nol toleransi terhadap dugaan perilaku seperti itu oleh seorang pemain dan akan memberikan semua dukungan yang diperlukan kepada pihak berwenang Australia untuk melakukan penyelidikan yang tidak memihak atas insiden tersebut. [ab/uh]

Sumber: www.voaindonesia.com

No More Posts Available.

No more pages to load.