Lagi, 119 Pengungsi Rohingya Berlabuh di Aceh Utara

by -26 Views

VOA – Seratus sebelas pengungsi etnis Muslim-Rohingya kembali tiba di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Rabu pagi (16/11). Kali ini pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh Utara berjumlah 119 orang. Sehari sebelumnya (15/11) sebanyak 111 pengungsi Rohingya telah terlebih dahulu terdampar di Desa Meunasah Baro, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.

Kabag Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, Hamdani mengatakan, 119 pengungsi Rohingya berlabuh di perairan Desa Bluka Tebai, Kecamatan Dewantara. Ratusan pengungsi Rohingya itu tiba di Aceh Utara menggunakan satu unit kapal kayu.

“Datang tadi subuh berjumlah 119 orang. Itu sudah diketahui sejak sehari sebelumnya,” kata Hamdani kepada VOA, Rabu (16/11) siang.

Hamdani memerinci, pengungsi Rohingya itu terdiri dari 61 laki-laki, 36 perempuan, dan 22 anak-anak. Seluruhnya dalam kondisi sehat saat terdampar di perairan Aceh Utara. “TNI-Polri sudah mengamankan peralatan (kapal) mereka. Masyarakat di sana juga memberikan sumbangan (bantuan),” ucapnya.

Kapal pengangkut 119 pengungsi etnis Muslim-Rohingya yang tiba di perairan Desa Bluka Tebai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Rabu 16 November 2022. (Courtesy: Pemkab Aceh Utara)

Belum diketahui berapa lama ratusan pengungsi Rohingya tersebut terkatung-katung di lautan sebelum berlabuh di Aceh.

Pemkab Aceh Utara juga belum bisa memutuskan apakah ratusan pengungsi Rohingya itu akan ditarik kembali ke laut atau akan tetap menampung mereka. Pasalnya, sampai dengan saat ini Indonesia belum meratifikasi Convention Relating to the Status of Refugees (Konvensi 1951) dan Protocol Relating to the Status of Refugees (Protokol 1967). Sehingga Indonesia sesungguhnya tidak memiliki kewajiban untuk menerima pengungsi yang masuk ke wilayahnya.

Kendati demikian, Indonesia bersedia menjadi negara yang menampung sementara para pengungsi luar negeri dengan alasan kemanusiaan. “Itu belum final (penarikan kembali ke laut). Pastinya mereka sudah diterima masyarakat,” ungkap Hamdani.

Sebanyak 119 pengungsi etnis Muslim-Rohingya yang tiba di perairan Desa Bluka Tebai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Rabu 16 November 2022. (Courtesy: Pemkab Aceh Utara)

Sebanyak 119 pengungsi etnis Muslim-Rohingya yang tiba di perairan Desa Bluka Tebai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Rabu 16 November 2022. (Courtesy: Pemkab Aceh Utara)

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengatakan, 119 pengungsi Rohingya itu ditampung sementara di Balai Pengajian Dusun Cok U Sibak, Desa Bluka Tebai, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Sedangkan, 111 pengungsi Rohingya yang tiba hari Selasa ditempatkan di aula Kantor Camat Muara Batu, Aceh Utara.

“Saat ini pihak kepolisian sedang berkoordinasi dengan stakeholder dan instansi terkait termasuk dengan Komisariat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) untuk penanganan Imigran Rohingnya tersebut,” katanya melalui keterangan tertulisnya kepada VOA.

Hingga laporan ini disampaikan belum ada keterangan apa pun dari UNHCR terkait ratusan pengungsi Rohingya tersebut dan upaya VOA untuk meminta keterangan belum membuahkan hasil.[aa/em]

Sumber: www.voaindonesia.com

No More Posts Available.

No more pages to load.