Kota Anaheim di California Ditetapkan sebagai Kawasan ‘Little Arabia’

by -42 Views

“Hai, saya Kareem, dan ini Restoran Kareems. Orang tua saya membukanya pada tahun 1996. Saya lahir tahun itu, dan mereka menamai saya seperti nama restoran itu. Ayo kita melihat-lihat.”

Demikian ajakan Kareem Hawari untuk melihat-lihat restoran Kareem’s Falafel. Orang tua Kareem membuka salah satu restoran Arab pertama di kota Anaheim. Mereka menyesuaikan resep mereka agar cocok dengan selera masyarakat yang beragam.

Kareem Hawari, Pemilik restoran Kareem di Anaheim, California. (VOA Video/Genia Dulot)

Kareem menambahkan,“Setiap orang punya cara sendiri dalam menyajikan hidangan Arab. Ibu saya, sewaktu menerima pesanan, akan bertanya, ‘Dari mana asal Anda? Dari Suriah? Lebanon? Mesir?’ Lalu ia mengubah logatnya. Jadi kalau sekarang ia berbicara dalam bahasa Arab Mesir, dan pelanggan berikutnya adalah keturunan Suriah, maka ia akan berbicara dalam logat Suriah.”

Aladdin Khouraki, Altayebat Market di Anaheim, California. (VOA Video/Genia Dulot)

Aladdin Khouraki, Altayebat Market di Anaheim, California. (VOA Video/Genia Dulot)

Orang tua Aladdin Khouraki membuka Altayebat Market pada tahun 1983. Aladdin mengatakan, “Kawasan ini sama sekali bukan apa-apa sewaktu kami pertama kali buka. Waktu saya masih kecil, tak ada apa-apa dan sekarang banyak restoran, toko-toko lainnya, toko baju. Seperti ‘Little Saigon’ atau ‘Little Korea,’ kawasan ini juga dikenal. Saya pikir penting bagi kawasan ini untuk dikenal sebagai ‘Little Arabia.’”

Kawasan Anaheim ditetapkan demikian setelah kampanye bertahun-tahun yang dilakukan oleh pemilik bisnis lokal dan para tokoh masyarakat Amerika keturunan Arab.

Papan nama toko Little Arabia di Anaheim, California. (VOA Video/Genia Dulot)

Papan nama toko Little Arabia di Anaheim, California. (VOA Video/Genia Dulot)

Warga Anaheim Manal Saad mengatakan kesadaran yang lebih besar akan berdampak signifikan. Ia mengatakan, “Mungkin karena saya mengenakan kerudung atau dari penampilan terlihat lebih seperti orang Arab, maka orang-orang seperti mengatakan, ‘oke, saya tahu lebih banyak tentang dia.’ Dan bukan soal agama saja, tetapi juga budaya, yang saya rasa penting sewaktu orang melihat saya. Mereka hanya melihat agama. Tetapi saya ingin mereka juga tahu, ‘hei, lihat juga budaya saya, dari mana orang tua saya berasal.”

The Arab American Institute Foundation mengatakan warga Amerika keturunan Arab yang berjumlah hampir 400 ribu di California merupakan komunitas keturunan Arab terbesar di Amerika. Tetapi tokoh masyarakat Rashad Al-Dabbagh mengatakan jumlah sesungguhnya lebih banyak.

Direktur Eksekutif Arab American Civic Council itu mengatakan,“Perkiraan di Orange County mendekati 90 ribu, tetapi kami tidak memiliki angka yang akurat. Dan alasan kami tidak punya data yang akurat adalah karena di dalam sensus, kami dihitung dalam kategori kulit putih. Ini perlu diubah.”

Al-Dabbagh mengatakan penghitungan yang lebih akurat akan meningkatkan pelacakan dalam pelanggaran hak-hak sipil dan akses ke kredit usaha masyarakat minoritas di Little Arabia. [uh/ab]

Sumber: www.voaindonesia.com

No More Posts Available.

No more pages to load.